Tentang Istana Kecil

Ini tentang istana kecil saya, dimana dengan bebas saya bisa memerintah apapun yang ada di dalamnya. Yup, istana kecil, benar-benar kecil, dengan keadaan yang jauh dari kata sempurna dan rapi. Berlaku sistem pemerintahan yang sungguh sangat liberal. Segala sesuatu dalam istana saya bisa dengan bebas menempatkan dirinya dimana pun tanpa ada batasan. Terkadang berdesak-desakan, ada kalanya pula mereka saling memisahkan diri.

Ada beberapa rakyat saya yang paling enggan untuk pindah, di antaranya makhluk berkaki panjang berjumlah empat yang di atasnya terdapat berbagai makhluk kecil lainnya, kemudian ada makhluk yang selalu menutup dirinya dan hanya terbuka ketika saya perintahkan, dan yang terakhir adalah makhluk berkaki empat yang senantiasa dan tanpa mengeluh sedikitpun menjadi tempat saya untuk melepaskan segala kelelahan yang telah saya lewati. Sebenarnya bisa saja saya perintahkan mereka untuk berpindah dari tempat mereka, tetapi mereka sudah terlalu nyaman di posisinya, apa boleh buat, namanya juga liberalisme tanpa batas. Hahaha.

Sudah kurang lebih tiga tahun saya memerintah di kerajaan saya. Banyak yang telah saya lakukan dalam istana kecil saya. Tempat saya menciptakan karya, tempat dimana saya menguapkan segala kelelahan, tempat dimana saya bisa meluapkan segala tawa dan tangis seorang diri dan hanya rakyat-rakyat saya yang tahu. Saksi bisu dimana saya jatuh cinta dan patah hati. Memang jauh dari kata sempurna, namun ketika suatu saat saya harus turun tahta dan meninggalkan istana kecil saya, istana itu akan menjadi sebuah kenangan yang tidak akan saya lupakan dan mungkin istana yang tidak sempurna itu akan membuat hidup saya sempurna dengan berbagai kisah yang ada di dalamnya. Ya, ini tentang istana kecil yang tidak sempurna namun akan menyempurnakan.

Advertisements